Sentuhanku menyakitkan..

Orang bilang, sentuhan tangan saya menyakitkan. Itu baru sentuhan, bagaimana kalau cubitan, jeweran, pijitan dan -an..-an..yang lain?Entahlah…..

Anda mau mencoba?

Terkadang saya bingung sendiri. Setiap kali saya menghampiri teman-teman kok pada lari? kalau diajak bersalaman pun manda-mundu ( ragu-ragu ).

Ternyata….e….ternyata…

Mereka takut dengan sentuhan tangan saya yang ( katanya ) menyakitkan. Apalagi saya memang memiliki kebiasaan cupika-cupiki ( cubit pipi kanan dan kiri ) tapi khusus untuk sesama perempuan yang pipinya tembem ( dan anak-anak dibawah usia remaja ). Saya sendiri tidak mengerti dari mana dan sejak kapan kebiasaan itu muncul. Tapi yang jelas sejak kecil tangan saya memang tidak bisa diam ( sampai kamar saya jadi korban kreativitas tangan yang hampir mendekati kejailan ).

Saya jadi teringat waktu SMP. Setiap kali bel tanda istirahat berbunyi kok saya tidak keluar kelas, teman saya segera menyingkirkan benda apa pun yang berada didekat saya. Karena dia tahu saya akan mengotak-atik benda itu menjadi apa pun yang saya mau. Mungkin sampai sekarang, hasil imajinasi tangan saya masih abadi tiatas meja yang dulu saya tempati. Tepatnya meja paling depan, baris nomor dua dari sebelah kiri ( silahkan anda cari sendiri ) kalau belum dipindah. Disitu juga tetera nama saya.

Padahal kalau dilihat, tangan saya biasa-biasa saja. Tidak ada bedanya dengan yang lain. Sama-sama memiliki lima jari dan setiap jari terdapat tiga ruas. Mungkin perbedaannya terletak pada telapak tangan saya yang lebih lebar dari pada ukuran biasa. Selain itu garis telapak tangan dan sidik jari ( pasti ) juga berbeda. Namun, ada ciri khusus di tangan kiri saya, yaitu terdapat tahi lalat di jari kelingking ( bagian dalam ) dan jari tengah (bagian luar ).

Apakah semua itu berpengaruh terhadap sentuhan tangan saya yang ( katanya ) menyakitkan dan tidak bisa diam bila melihat sesuatu disekeliling saya? Entahlah… ( mungkin anda bisa menjawabnya )

PS: * Berhati-hatilah bila anda berada didekat saya!! *

Facebook Comments

Leave a Reply

7 Comments


  1. ·

    sayang usiaku terpaut jauh. Andai beda dikit ku ga kan takut untuk mendekat ha.ha.ha.ha

    beneran brani ni…?

    Reply
  2. dhara
    ·

    syukuri za…..may be tuk menyalurkan kreatif kamyu dalam hal positif…

    ya..begitulah..

    Reply

  3. ·

    boleh dicoba nih,
    damai, sedamai wajahnya tapi tak sedamai tangannya,,,,kwek,,,kwek,,,kwek,,,

    maksute..
    terima kasih atas kunjungannya

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *