Bagian dari Warna-Warni Kehidupan

Bukan bermaksud pamer bahwa saya gadis manja, ingin dikasihani, atau apa pun namanya. Sungguh, saya tidak bermaksud seperti itu. Saya hanya mencoba menguraikan secercah kisah bagian dari warna-warni kehidupan yang semoga bisa dipetik hikmahnya. Kalau pun tidak, semoga malaikat tidak mencatat sebagai kesalahan atau pun dosa karena saya menulisnya.

Bulan ini -Maret- tercatat dalam rekor Carian (catatan riwayat bulan) sebagai bulan istimewa dalam sejarah hidup saya. Selain karena hari ulang tahun saya jatuh pada bulan ini, juga karena bebearapa hal yang …_/boleh dikatakan_ menuntut tuntunan nurani dari petunjuk ILahi dalam pola pikir dan perasan saya.

Tidak hanya itu. Tenaga hampir habis terkuran (bahkan menyewa tenag orang lain untuk menyelesaikannya). Tak apalah…. siapa tahu ini ujian iman. Bukti kasih sayang Sang Pencipta Kehidupan yang menghendaki saya introspeksi diri. Sejauh mana kesabaran dan rasa bersyukur saya kepada-Nya sebagai tolak ukr kualitas iman.

Seperti yang telah saya katakan tadi, dalam postingn ini saya akan berbagi kisah yang saya sebut tadi.

Ini kali kedua saya masuk rumah sakit di bulan yang sama. Sebenarnya salah saya juga. Sudut pikiran saya sudah dipenuhi aneka permasalahan keseharian, hingga menagbaikan yang seharusnya diutamakan. Dan saya baru menyadari setelah semua penyakit ini dinyatakan kronis bahkan dokter pun angkat tangan untuk mengobati. Dan hampir saja asa ini putus setelah telinga ini mendengar, mata melihat, pikiran mencatat, dan hati menyimpan, apa yang baru saya ketahui bagai memutus aliran nadi.

Sempat terlintas dalam benak saya, Adilkah ini?. Benarkah opini orang bahwa Kamu, diberi umur panjang saja sudah untung?

Saya memang terlahir prematur. Besar bantal gulingnya dibanding tubuh saya ketika tangisan pertama terdengar ditelinga. Ditambah lagi pertahanan tubuh saya tidak sekuat bayi lainnya karena hanya 3 bulan saya minum ASI. Mungkin itu menjadi faktor mudahnya penyebaran virus penyakit ketubuh ringkih ini. Ya, mungkin mereka benar, hidup saja sudah keajaiban bagi bayi prematur.

Jujur, saya lelah menelan berbagai jenis obat yang tak ada habisnya. Saya lelah, menaati pantangan lebih dari 15 jenis makanan yang harus dihindari. Saya lelah, keluar masik rumah sakit dan menjajahi setiap dokter yang dirasa mampu menjadi perantara kesembuhan ini. Saya juga tidak enak hati harus merepotkan orang-orang disekeliling saya kala virus-virus ini beraksi.

Sepanjang perjalanan, saya tak berhenti berpikir. Hmmm…seandainya ada orang tua disamping saya. Tentu saya tak perlu pontang-panting sendirian. Dulu, ketika masih dirumah, hampir tak pernah saya keluar rumah tanpa didampingi orang tua kecuali sekolah. Orang sana bilang saya itu buntut karena selalu ngekor sama ibu. Tapi sekarang… keadaan berbalik 180 derajat fahrenheit. Saya dituntut mandiri, serba bisa, dan pastinya tak ada lagi kata mengekor dalam kamus hidup saya.

Ah…nikmati saja. Saya yakin Allah tidak akan memberi ujian melebihi batas kemampuan hambanya. Allah yang menurunkan cobaan, Allah pula yang memberikan petunjuk penyelesaaian. Laahaulawala kuwwata illa billah…

Facebook Comments

Leave a Reply

11 Comments


  1. ·

    konon jumlah rahmat Allah 100. 1 diturunkan di dunia,sisanya disimpan utk akhirat.

    Nabi sulaiman dan daud adalah nabi-nabi yg diakhirkan msk sorga krn telah menerima kekayaan dan kerajaan di dunia.

    Karenanya, orang-orang yang hina di dunia seperti gembel,anjal,dll dah dijamin tempat kemulyaannya.

    Perumpamaan-perumpamaan diatas bukan berarti mengharap terus sakit,melainkan menunjukkan betapa Allah punya konsep sendira dlm keadilan. Sehingga nabi syuaib mnjadi malu akan doanya sendiri.

    Perumpamaan-perumpamaan itu bukan pula menyarankan dirimu untuk bersabar karena terhadap dirimu yang sudah didera rasa sakit tentu lebih teruji daripada yg memberi saran.

    Perumpamaan-perumpamaan tersebut tidak juga mendoakan dirimu lekas sembuh,karena bisa jadi yang merasa sehat sebenarnya memiliki beragam penyakit yg tdk disadarinya. Baik bibit carrier,takut cek up,sampai penyakit-penyakit hati, walhan,dsb.

    Dari judul postingan membuktikan dirimu lebih mampu mengatasi beragam persoalan.

    Lekas sembuh! Opss!.. lupa

    terima kasih, mas, memang benar apa yang mas katakan.

    Reply

  2. ·

    Ada cerita sedikit nih buat kamu :
                                                                          Seorang anak mengeluh pada ayahnya tentang hidupnya yang sulit. Ia tidak tahu lagi harus berbuat apa dan ingin menyerah saja. Ia lelah berjuang. Tapi setiap saat satu persoalan terpecahkan, persoalan yang lain muncul. Ayahnya, seorang juru masak, membawa anaknya ke dapur. Ia mengambil tiga buah panci, mengisinya masing-masing dengan air dan meletakkannya pada kompor yang menyala. Beberapa saat kemudian air dalam panci-panci itu mendidih. Pada panci pertama, ia memasukkan wortel. Pada panci kedua, ia memasukkan telur. Dan pada panci ketiga ia memasukkan beberapa biji kopi tumbuk. Ia membiarkan ketiganya mendidih.

    Selama itu si anak terdiam seribu basa. Dua puluh menit kemudian, sang ayah mematikan api. Lalu menyiduk wortel dari dalam panci dan meletakkanya pada sebuah piring. Kemudian ia mengambil telur dan meletakkanya pada piring yang sama. Terakhir ia menyaring kopi yang diletakkan pada piring itu juga. Ia lalu menoleh pada anaknya dan bertanya, Apa yang kau lihat, Nak?

    Wortel, telur, dan kopi, jawab sang anak. Ia membimbing anaknya mendekat dan memintanya untuk memegang wortel. Anak itu melakukan apa yang diminta dan mengatakan bahwa wortel itu terasa lunak. Kemudian sang ayah meminta anaknya memecah telur. Setelah telur itu dipecah dan dikupas, sang anak mengatakan bahwa telur rebus itu kini terasa keras. Kemudian sang ayah meminta anak itu mencicipi kopi. Sang anak tersenyum saat mencicipi aroma kopi yang sedap itu. Apa maksud semua ini, ayah? tanya sang anak.
    Sang ayah menjelaskan bahwa setiap benda tadi telah mengalami hal yang sama, yaitu direbus dalam air mendidih, tetapi selepas perebusan itu mereka berubah menjadi sesuatu yang berbeda-beda. Wortel yang semula kuat dan keras, setelah direbus dalam air mendidih, berubah menjadi lunak dan lemah. Sedangkan telur, sebaliknya, yang semula mudah pecah, kini setelah direbus menjadi keras dan kokoh. Sedangkan biji kopi tumbuh berubah menjadi sangat unik. Biji kopi, setelah direbus, malah mengubah air yang
    merebusnya itu. Maka, yang manakah dirimu? tanya sang ayah pada anaknya. Di saat kesulitan menghadang langkahmu, perubahan apa yang terjadi pada dirimu? Apakah kau menjadi sebatang wortel, sebutir telur atau biji kopi?
    ITULAH buah kesabaran. Tapi memang tidak gampang untuk bersabar. Sebab yang dihadapi adalah diri sendiri. Kalau Tuhan menginkan kita menjadi orng-orang yagn sabar, Dia tentunya akan menolong kita memiliki karakter tersebut. Asal kita berusaha.
    maka bersabarlah seperti dibawah ini:
    1. Seseorang bersabar di atas ketaatan kepada ALLAH subhanahu wata                                                                      ala, karena taat sangat berat dan sulit oleh jiwa dan badan, di mana seseorang merasa lemah, capek dan kepayahan dari sisi harta seperti zakat dan haji. Yang jelas dalam ketaatan kepada ALLAH subhanahu wata                                                                      ala terdapat kepayahan yang dirasakan oleh jiwa dan badan sehingga dibutuhkan sabar dan pertolongan. ALLAH subhanahu wata                                                                      ala berfirman,

                                                                                                                                       ½                                                   §                                                    £                                                                 ½                                                                                                              

    Reply
  3. dloen
    ·

    damai yang sabar ja yach,,,
    yakin aja dech KEBAIKAN masih akan memihak kamu ko’…
    itu hanya bukti cobaan yang tuhan berikan kepada kamu, seberapa kuatkah imanamu,,,
    jadi, mulai sekarang OPTIMIS aja….

    Reply

  4. ·

    Original text
    *Perumpamaan-perumpamaan diatas bukan berarti mengharap terus sakit,melainkan menunjukkan betapa Allah punya konsep sendira dlm keadilan. Sehingga nabi syuaib mnjadi malu akan doanya sendiri.

    Perumpamaan-perumpamaan itu bukan pula menyarankan dirimu untuk bersabar karena terhadap dirimu yang sudah didera rasa sakit tentu lebih teruji daripada yg memberi saran.

    Perumpamaan-perumpamaan tersebut tidak juga mendoakan dirimu lekas sembuh,karena bisa jadi yang merasa sehat sebenarnya memiliki beragam penyakit yg tdk disadarinya. Baik bibit carrier,takut cek up,sampai penyakit-penyakit hati, walhan,dsb.

    *********************************************************************
    Sangat setuju dengan ungkapan ini. semoga kisah ini benar2 bisa mengalirkan energi hikmah tersendiri buat para pembacanya.

    Apapun yang terjadi, dik damai harus tetap semangat dalam berkarya untuk ibadah.

    Reply

  5. ·

    subhanallah. bersabar ya, mbak damai. Allah pasti telah memiliki skenario terbaik buat hidup mbak damai. semoga penyakitnya bisa segera sembuh. Tuhan tak akan pernah memberikan ujian di luar batas kemampuan hamba-Nya. saya berdoa utk kesembuhan mbak damai. tetap semangat, ya, mbak.

    Reply
  6. yummy
    ·

    samaan mai,walopun q keliatannya sehat n ga punya penyakit.
    q juga kok…..

    Reply

  7. ·

    coba kamu baca artikel ini, mungkin bisa jadi sumber inspirasi.

    Sharingku :
    Imanmu yang akan menyelamatkanmu. Banyak orang kemudian bertumbuh imannya karena pencobaan. Semoga kamupun demikian.

    salam

    mana linknya?
    terima kasih atas masukannya.
    salam damai..

    Reply

    1. ·

      http://thomasandrianto.wordpress.com/2010/04/21/tak-selamanya-delay-penerbangan-itu-menyebalkan/

      http://thomasandrianto.wordpress.com/2010/04/12/p-s-i-love-you/

      sharing di artikel ini mungkin ga sama persis sama apa yang damai alami, tetapi setidaknya dalam setiap kejadian atau peristiwa yang kita alami, ada banyak campur tangan Pencipta di situ. Semoga bermanfaat. Btw kalo ngomong soal sakit sendirian, sayapun pernah mengalami, apalagi saat itu saya jadi anak kost, tetapi untung saya punya teman-teman yang baik dan mau menolong saya.salam.

      p.s. Maaf linknya kelupaan.

      terima kasih, artikelnya menarik sekali.

      Reply

  8. ·

    ga usah sedih, kita mesti bersyukur dengan apa ynag kita dapat. setiap orang punya kekurangan bukan? ga usah berkecil hati, masa depan masih terhampar luas di depan mata.
    jalani hidup ini dengan senyuman, jangan pernah mengeluh… setiap orang punya masalah, tapi akan selalu ada jalannya, ok?
    Allah selalu ada untuk kita….

    ok, nunu..

    Reply
  9. radit
    ·

    orang melihat qta mang hanya dari luarnya ja, tu lah yang bsa mematahkan langkah qta tuk maju ke dunia masa depan

    Reply

  10. ·

    makan, makan, dan makan….

    saya belum bisa menyarankan istirahat yg cukyp…karena saya sendiripun dlm 1 hari seringnya tidak beristirahat sama-sekali ;)

    cuma,saya balas dengan itu tadi…cukup kebutuhan kalori (a.k.a makan)

    dan satu lagi sih…berdamai dengan hati dan pikiran

    Dah baca postinganku yg Hadir ? (Trilogi Kosong)
    aku tulis :
    Tidak ada gunanya menyesalkan masa lalu,
    tidak ada gunanya mengeluhkan saat ini,
    tidak ada gunanya mengkhawatirkan masa yg akan datang

    jadi…hadir, nikmati dan sukuri setiap detik yang sedang dilalui

    Ini karena aku sebetulnya dulu, sama dengan Damai…bertubuh lemah dan sering sakit2an :)

    Salam dari,
    Lelaki yang lemah terhadap tawaran makan ;-)

    terima kasih atas sarannya mas…

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *