Perayaan [Tangisan] Kartini

kartini2Moment 21 April selalu istimewa untuk semua wanita. Peringatan hari kelahiran R.A. Kartini menjadi kian berarti kala para wanita menyuguhkan segala jasanya, sekaligus jasa para penerusnya.

Berbagai acara seminar, workshop, teater, pentas seni, parade, karnaval, hingga festival, ramai digelar serempak dengan satu tema: wanita.

Tentu saja, acara serasa kurang lengkap tanpa kehadiran para tokoh wanita sesuai bidang yang ditekuninya.

Serasa kurang lengkap tanpa bombastis liputan di berbagai media massa, bahkan grass root journalism yang tertuang melalui blog dan sosmed pun tak luput menambah semarak.

Tak sedikit pula instansi yang “katanya” bergerak di bidang pemberdayaan wanita, berbondong-bondong mengadakan penganugerahan untuk para wanita. Ialah mereka yang “dianggap” atau mungkin lebih tepatnya “ingin dianggap dengan mengajukan diri”, sebagai manusia yang telah berjasa untuk Indonesia.

Bahkan banyak pula yang diselenggarakan oleh perorangan, dikemas dalam lomba kecil-kecilan. Continue reading

Pesantren, Surga Ilmu Dunia Akhirat

logotrilogipesantrenHal yang selalu terbesit di benak saya saat mendengar kata ‘pesantren‘ adalah ‘surga ilmu dunia akhirat’. Istilah ini serasa pantas untuk pesantren karena memang saking sempurnanya paduan ilmu yang bisa diperoleh di pesantren.

Kenyataan pesantren identik dengan ‘ngaji melulu’ itu tidak benar. Saya buktikan sendiri, ilmu dunia dan akhirat berjalan seirama.

Surga ilmu dunia dipelajari di sekolah. Layaknya sekolah umum, KBM sekolah di bawah yayasan pesantren juga mengikuti kurikulum Depdiknas. Hanya saja, ada kombinasi kurikulum Depag dan Pesantren yang dibubuhkan.

Perpaduan ini membuat porsi mata pelajaran sekolah di pesantren jauh lebih banyak dari sekolah di luar. Tak heran bila strategi dan sistem pembelajarannya juga berbeda, meski esensi tetap sama. Continue reading