Slogan “Saatnya yang muda bikin buku” kiranya pantas di dengungkan dewasa ini. Terbukti krativitas sahabat pena yang terbilang masih belia kini mulai ramai menjamah toko buku besar diseantero Indonesia.
Tak mau kalah berkiprah di dunia kepenulisan yang kian memeras kekritisan dan kepekaan jiwa, Damae pun menncoba melebarkan sayap dengan terus menekuni word world ini.
Alhasil, alhmadulillah, sebuah buku perdana kini bisa sahabat nikmati gurih sajiannya.
Spesifikasi Buku
Format : Soft Cover
Ukuran : 14×21 cm
Tebal : 320 hlm + 12 hlm Foto
Nama Media : -
Kelompok : -
Kategori : Non Fiksi
Harga: -
Terbit : Des 2011
ID : -
ISBN :-
Sebagaimana di salah satu postingan di blog Damae, bila sahabat berminat untuk memiliki buku itu, dengan senang hati saya akan memberikan. Namun, sekali lagi, karena keterbatasan saya dalam mencetak, maka mohon ikhlasnya bila saya menyebut nominal yang harus dibayar setidaknya untuk mengganti biaya cetak.
Biaya cetaknya = Rp. 35.000,- + Infaq .
Jadi totalnya terserah, berapapun saya terima, tidak pakai infaq pun it’s ok. Infaq saya gunakan untuk segala kemungkinan buruk, seperti salah cetak, membengkaknya biaya shiping, ongkos pencetak, dll.
Bila sahabat yakin untuk memilikinya, silahkan transfer ke:
Atau
Setelah transfer mohon konfirmasi via sms (082137188727) atau via email damai@wardani.info.
Alternatif untuk bisa menikmati tanpa harus membeli, terlebih sangat disadari buku Damae belum tentu layak dibeli karena kualitas isi masih jauh dari kata bagus. Damae juga sediakan versi Digital. Silakan anda download di sini dengan GRATIS.
Dengan versi Digital tersebut maka anda bisa mencetaknya sendiri. Sungguhpun demikian, Damae keberatan jika Anda memperbanyak untuk menjualnya. Damae hanya takut hal itu bisa mengurangi niat tulus untuk berbagi.
Agar tak kecewa setelah membeli, berikut Damae cantumkan sinopsis dari buku ini.
Tak seperti otobiografi pada umumnya. Buku yang ada dihadapan Anda saat ini ialah buah karya dara muda yang belum genap usianya berkepala dua. Dara yang terbilang energik dan dinamis ini menoreh balutan kisah sejak baru menghirup udara dunia nan fana hingga detik statusnya sebagai mahasiswi diakui.
Memang, biasanya hal-hal yang berbau biografi itu ditulis oleh dan untuk tokoh-tokoh ternama yang tak diragukan lagi dedikasinya untuk masyarakat, bangsa, dan negara. Barangkali Anda berpikir berlebihan kalau bocah kemarin sore yang masih nihil prestasinya kok sudah berani membukukan riwayat hidup.
Namun bukan perkara pamer, ria, atau apalah istilahnya. Niat awal pembuatan buku ini bukan untuk dikonsumsi banyak orang atau
dipublikasikan, melainkan demi memenuhi salah satu tugas mata kuliah dalam fokus bahasan ˜Academic Writing™ untuk mahasiswi UIN Sunan Gunung Djati, jurusan Jurnalistik semester 1. Instruksi dosen pengampu mata kuliah Bahasa Indonesia yang senantiasa berbagi kebahagiaan dalam setiap pertemuan itulah, telah menggiring tarian lentik jemari gadis belia yang akrab disapa Damae Wardani.
Dalam buku yang sedang Anda genggam ini akan ditemukan utasan-utasan tali kegagalan dalam setiap jengkal langkahnya. Kegagalan yang menghadang aneka impian dan sederet perjalanan hidup itu senantiasa menambah kekuatan dan kemantapan hati untuk terus maju dan menerjang aral.
Seperti apa penuturan gadis berkacamata yang kini telah kembali ke
habitatnya _Bandung_ ini?
Yuk, kita lahap satu per satu.
Terima kasih,