Tong Pu, Mukena Katun Jepang Ala Papua

Rp300.000,00

Anda merasa asing dengan kata “Tong Pu”? Wajar. Lantaran ternyata Tong Pu berasal dari bahasa Indonesia bagian Timur, Papua. “Dalam kamus Papua, penerapan kata katong/kitong/kitorang/torang/ tong = KITA, (sedangkan) Pu/pung = PUNYA”. Maka kata Tong Pu ini bermakna “kita orang punya”, milik kita. Tentu bukan tanpa alasan mukena katun jepang ini diberi merk ala Papua. Selidik punya selidik, Sang Owner memang masih memiliki ikatan kuat dengan darah Papua. Selain mudah diingat dan mudah diucapkan, Tong Pu juga melekatkannya dengan salah satu karakter orang Timur yang sangat terkenal: penuh energi.

Category:

Description

Sampai hari ini, mukena berbahan katun Jepang masih menjadi primadona di kalangan muslimah maupun pasar fashion online. Silahkan ketik “mukena katun jepang” di mesin pencari Google, Anda akan mendapati sekitar 461 ribu hasil dalam 0.29 detik. Beragam harga nangkring di laman pertama, mulai arrange < 100 sampai 500 ribuan ada semua.

Salah satu merk produk yang turut bermain dalam online shop itu adalah “Tong Pu Mukena”. Tergolong start up memang, belum punya webstore, dan baru sebatas memanfaatkan Instagram untuk jualan. Tapi sederet keunggulan Tong Pu membuatnya patut disandingkan dengan produk mukena katun Jepang lainnya. Berani bertaruh? Yuk, cek 5 keunikan Tong Pu yang saya rangkum berikut ini:

Merk “Tong Pu” Berasal dari Bahasa Papua

Anda merasa asing dengan kata “Tong Pu”? Wajar. Lantaran ternyata Tong Pu berasal dari bahasa Indonesia bagian Timur, Papua. “Dalam kamus Papua, penerapan kata katong/kitong/kitorang/torang/ tong = KITA, (sedangkan) Pu/pung = PUNYA”. Maka kata Tong Pu ini bermakna “kita orang punya”, milik kita. Tentu bukan tanpa alasan mukena katun jepang ini diberi merk ala Papua. Selidik punya selidik, Sang Owner memang masih memiliki ikatan kuat dengan darah Papua. Selain mudah diingat dan mudah diucapkan, Tong Pu juga melekatkannya dengan salah satu karakter orang Timur yang sangat terkenal: penuh energi.

Saking penuhnya energi mereka sampai terkesan berbicara dengan “up tempo” atau bicara cepat. Terbukti mereka cenderung meringkas atau menghemat suku kata saat bercakap-cakap. Misal, kata “pergi” ditulis/diucap “pi”, dan kata “sudah” disingkat jadi “su” saja.¬†Yang bikin penasaran, apakah penggunaan bahasa Papua ini berpengaruh pada produk mukenanya?

Motif Beda & Limited Edition

Yap. Karakter energic dan suka menghemat suku kata ini agaknya berpengaruh besar pada pemilihan motif. Jika biasanya mukena katun jepang bermotif volkadot dan bunga kecil, Tong Pu justru jaraaang sekali memadukan dua motif itu. Aliran motif Tong Pu seringkali dibilang aneh atau “unusual”. Keanehan yang bikin Tong Pu beda dari yang lain.

Selain ingin tampil beda, variasi corak Tong Pu juga memanjakan mata konsumen agar tidak cepat bosan. Lebih mantap lagi, Tong Pu tidak pernah mengeluarkan produk dengan motif yang sama lebih dari 3 pcs. Jadi bisa dipastikan setiap bulan ada yang baru. Selalu up to date. Lihat saja foto-foto produknya berikut ini:

100% Handmade

Keunggulan lainnya dari Tong Pu ini ialah 100% handmade, produksi sendiri. Lantaran owner merupakan full time mother dengan dua balita yang mencoba menyela-nyela waktu untuk berbisnis. Maka wajar jika belum bisa fokus untuk membangun konveksi. Tapi disela jam terbangnya sebagai ibu rumah tangga yang luar biasa padat, dia (dibantu dua penjahit rumahan) berusaha semaksimal mungkin untuk membuat produk mukena katun jepang ini.

Memang memakan proses pembuatan yang lebih lama ketimbang konveksi. Tong Pu juga tidak bisa menyediakan katalog untuk semua edisinya, karena tak bisa diprediksi kapan barang selesai diproduksi dan kapan terjual. Tak jarang pesanan sudah antri jauh sebelum barang dibuat. Namun hal ini justru meyakinkan konsumen bahwa Tong Pu sangat mengedepankan kualitas.

Design Kece & Cocok Dibawa “Jalan”

Sering kesel sama mukena yang berat dibawa kemana-mana? Atau berbahan ringan tapi design nggak bikin pede? Calm! Saatnya kamu beralih ke Tong Pu mukena. Design tas dan mukenanya kece banget, cocok dibawa kemana-mana.

Mau ditenteng sambil jalan saja? Lucu. Mau dimasukkan ke dalam tas traveling? Tenang, tidak makan tempat dan sangat ringan. Dibawa tanpa tas mukenanya juga bisa, tidak perlu khawatir akan berantakan karena mudah dilipat.

Oya, bagian wajah didesain elastis menggunakan semacam karet agar bisa dikenakan oleh semua bentuk wajah. Juga terdapat tali yang bisa ditarik mengelilingi kepala. Sama bahannya, karet. Sangat fleksible dan praktis, kan?

Harga Bersaing

Nah, ini biasanya sering bikin mikir ulang: harga. Bahan katun jepang memang dikenal lebih mahal dibanding katun biasa. Tak heran di awal saya menyebut angka 100-500an ribu untuk harga yang tertera di berbagai online shop. Tentu katun jepang sendiri memiliki level kualitas yang berbeda-beda dan berpengaruh pada harga. Faktor merk branded dan kredibilitas online shop juga tak kalah menjadi penentu.

Namun untuk level Tong Pu mukena, patokan harga 250 ribu untuk ukuran standar dan 300 untuk jumbo ini dirasa pas. Terutama karena Tong Pu merupakan produk handmade dan exclusive motif. Jika harga pasaran mukena katun jepang sembarang merk dengan motif yang “itu-ituuuu saja” dibandrol 175-200 ribu, wajar kalau Tong Pu hanya berjarak 50-100 dengan semua keunikannya.

Eitz, jangan sandingkan dengan webstore online shp yang sudah punya nama dong. Pastilah mereka memasang harga rata-rata 400-500an ribu. Ada istilah harga nggak mungkin bohong, kan?

Overall, itu dia 5 alasan kenapa kamu wajib punya Tong Pu mukena, khusunya untuk muslimah di mana pun kamu berada. Recommended banget. Jangan khawatir soal pengiriman, aman ke seluruh Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *