Visiting Garuda Wisnu Kencana in Bali, Indonesia

Once the tumultuous upheaval of its dispersion was over, the black smoke clung so closely to the ground, even before its precipitation, that fifty feet up in the air, on the roofs and upper stories of high houses and on great trees, there was a chance of escaping its poison altogether, as was proved even that night at Street Cobham and Ditton.

The man who escaped at the former place tells a wonderful story of the strangeness of its coiling flow, and how he looked down from the church spire and saw the houses of the village rising like ghosts out of its inky nothingness. For a day and a half he remained there, weary, starving and sun-scorched, the earth under the blue sky and against the prospect of the distant hills a velvet-black expanse, with red roofs, green trees, and, later, black-veiled shrubs and gates, barns, outhouses, and walls, rising here and there into the sunlight. Continue reading

Notebook Slimmer, Mobile Easier

Apa Emak merasa sering rempong saat mobile? Bisa jadi. Setiap manusia pasti bergerak (mobile) untuk memenuhi kebutuhan hidup. Terlebih Emak yang memiliki multi peran: ibu, istri, dan wanita. Layaknya ibu, pasti harus mengurus kebutuhan anak yang tak bisa diremehkan. Begitu juga istri, tentu berkewajiban mengurus suami dengan segala kebutuhannya. Continue reading

Puisi Mati

Ak tahu Kau benci

Sangat benci

Bahkan semua hal terkait namaku, hidupku, keberadaanku

Semua Kau benci

Tapi pernahkah Kau dengar nuraniku?

Nurani yang selalu Kau labeli:

œBerdusta, nista, dan harusnya tak pernah ada

Pernahkah Kau mau tahu kejujuranku?

Kejujuran yang selalu Kau caci:


Pernahkah Kau mau mengerti siapa aku?

Aku yang selalu Kau doai:


Maka sebelum aku benar-benar mati,

Biarkan ku bertanya, Bulan

œApakah burukku hanya di bola matamu?


#CelotehDamae, 31/5/13

Dampak Perkembangan Teknologi Komunikasi

Internet adalah jaringan komputer yang terhubung secara internasional dan tersebar di seluruh dunia. Jaringan ini meliputi jutaan pesawat komputer yang terhubung satu dengan yang lainnya dengan memanfaatkan jaringan telepon ( baik kabel maupun gelombang elektromagnetik). Jaringan jutaan komputer ini memungkinkan berbagai aplikasi dilaksanakan antar komputer dalam jaringan internet dengan dukungan software dan hardware yang dibutuhkan.

Untuk bergabung dalam jaringan ini, satu pihak ( dalam hal ini provider ) harus memiliki program aplikasi serta bank data yang menyediakan informasi dan data yang dapat di akses oleh pihak lain yang tergabung dalam internet.

Pihak yang telah tergabung dalam jaringan ini akan memiliki alamat tersendiri ( bagaikan nomor telepon ) yang dapat dihubungi melalui jaringan internet. Provider inilah yang menjadi server bagi pihak-pihak yang memiliki personal komputer ( PC ) untuk menjadi pelanggan ataupun untuk mengakses internet. Sejalan dengan perkembangan zaman, kemajuan teknologi internet juga semakin maju.

Internet adalah jaringan komputer yang dapat menghubungkan suatu komputer atau jaringan komputer dengan jaringan komputer lain, sehingga dapat berkomunikasi atau berbagi data tanpa melihat jenis komputer itu sendiri. Pada tahun 1999, jumlah komputer yang telah dihubungkan dengan internet di seluruh dunia mencapai lebih dari 40 juta dan jumlah ini terus bertambah setiap hari.

Saat ini jumlah situs web mencapai jutaan, bahkan mungkin trilyunan, isinya memuat bermacam-macam topik. Tentu saja, situs-situs itu menjadi sumber informasi baik yang positif ataupun negatif. Informasi dikatakan positif apabila bermanfaat untuk penelitiaan.

Di bawah ini akan dijelaskan dampak-dampak dari penggunaan internet.

Dampak Aplikatif:

1. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.

2. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web š“ jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.

3. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.

4. Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.

5. Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidi

kan, kebudayaan, dan lain-lain

6. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.

7. Pertekom juga berdampak pada media, diantaranya:

– Mengatasi kendala jarak

Memperluas sekmentasi dari sisi wilayah. Berkat teknologi, kini masyarakat bisa mengakses media online tanpa batas.

– Membantu wartawan dalam mengumpulkan berita

– Email digunakan reporter mengirimkan informasi

– Interaktif melalui jurnalisme online

– Dapat diakses kapan saja dan dimana saja

– Aktual

– Meningkatkan rating

Dampak Sosial:

– Interaksi sosial

Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face).

– Perubahan hubungan sosial

Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi.

– Cybersociety š“masyarakat cyber

– Kejahatan seperti menipu dan mencuri dapat dilakukan di internet (kejahatan juga ikut berkembang).

– Meluasnya Perjudian

Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.

– Violence and Gore

Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat menjual situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.

Dampak Budaya:

– Pikiran š“nilai-nilai bisa berubah karena ada informasi yang masuk ke dalam pikiran

– Perilaku š“perilaku kita bisa berubah karena adanya informasi yang masuk

– Benda š“benda kebudayaan baru yang diakibatkan adanya teknologi komunikasi

– Perubahan nilai dan norma

– Komsumtif š“teknologi hanya bisa diakses jika kita punya uang untuk mengadakan sarananya (perangkatnya)

– Penjajahan informasi (kolonialisme) š terus-menerus diserang informasi, kita tidak bisa menentukan informasi yang sejatinya kita inginkan karena masing2 media sudah menyediakan informasi sesuai ketentuannya

Sejatinya, internet tergantung pada pemakainya bagaimana cara mereka dalam menggunakan teknologi itu, namun semestinya harus ada batasan-batasan dan norma-norma yang harus mereka pegang teguh walaupun bersentuhan dengan internet atau di dalam dunia maya.

Postingan ini ditulis untuk memenuhi tugas mata kuliah Perkembangan Teknologi dan Komunikasi #Page11


Media Sosial

Pengertian Media Sosial

Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.

Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai œsebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 , dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content.

Ciri-Ciri Media Sosial:

Media sosial mempunyai ciri š“ ciri sebagai berikut:

  • Pesan yang di sampaikan tidak hanya untuk satu orang saja namun bisa keberbagai banyak orang contohnya pesan melalui SMS ataupun internet
  • Pesan yang di sampaikan bebas, tanpa harus melalui suatu Gatekeeper
  • Pesan yang di sampaikan cenderung lebih cepat di banding media lainnya
  • Penerima pesan yang menentukan waktu interaksi

Perkembangan Media Sosial

Perkembangan dari Media Sosial itu sendiri sebagai berikut:

  • 1995 Kelahiran dari situs GeoCities, situs ini melayani Web Hosting yaitu layanan penyewaan penyimpanan data š“ data website agar halaman website tersebut bisa di akses dari mana saja, dan kemunculan GeoCities ini menjadi tonggak dari berdirinya website š“ website lain.
  • 1997 Muncul situs jejaring sosial pertama yaitu walaupun sebenarnya pada tahun 1995 terdapat situs yang juga merupakan situs jejaring sosial namun, di anggap lebih menawarkan sebuah situs jejaring sosial di banding
  • 1999 Muncul situs untuk membuat blog pribadi, yaitu Blogger. situs ini menawarkan penggunanya untuk bisa membuat halaman situsnya sendiri. sehingga pengguna dari Blogger ini bisa memuat hal tentang apapun. termasuk hal pribadi ataupun untuk mengkritisi pemerintah. sehingga bisa di katakan blogger ini menjadi tonggak berkembangnya sebuah Media sosial.
  • 2002 Berdirinya Friendster, situs jejaring sosial yang pada saat itu menjadi booming, dan keberadaan sebuah media sosial menjadi fenomenal.
  • 2003 Berdirinya LinkedIn, tak hanya berguna untuk bersosial, LinkedIn juga berguna untuk mencari pekerjaan, sehingga fungsi dari sebuah Media Sosial makin berkembang.
  • 2003 Berdirinya MySpace, MySpace menawarkan kemudahan dalam menggunakannya,sehingga myspace di katakan situs jejaring sosial yang user friendly.
  • 2004 Lahirnya Facebook, situs jejaring sosial yang terkenal hingga sampai saat ini, merupakan salah satu situs jejaring sosial yang memiliki anggota terbanyak.
  • 2006 Lahirnya Twitter, situs jejaring sosial yang berbeda dengan yang lainnya, karena pengguna dari Twitter hanya bisa mengupdate status atau yang bernama Tweet ini yang hanya di batasi 140 karakter.
  • 2007 Lahirnya Wiser, situs jejaring social pertama sekali diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Bumi (22 April) 2007. Situs ini diharapkan bisa menjadi sebuah direktori online organisasi lingkungan seluruh dunia termasuk pergerakan lingkungan baik dilakukan individu maupun kelompok.
  • 2011 Lahirnya Google+, google meluncurkan situs jejaring sosialnya yang bernama google+, namun pada awal peluncuran. google+ hanya sebatas pada orang yang telah di invite oleh google. Setelah itu google+ di luncurkan secara umum.

Pesatnya perkembangan media sosial kini dikarenakan semua orang seperti bisa memiliki media sendiri. Jika untuk memiliki media tradisional seperti televisi, radio, atau koran dibutuhkan modal yang besar dan tenaga kerja yang banyak, maka lain halnya dengan media. Seorang pengguna media sosial bisa mengakses menggunakan media sosial dengan jaringan internet bahkan yang aksesnya lambat sekalipun, tanpa biaya besar, tanpa alat mahal dan dilakukan sendiri tanpa karyawan. Pengguna media sosial dengan bebas bisa mengedit, menambahkan, memodifikasi baik tulisan, gambar, video, grafis, dan berbagai model content lainnya.

Menurut Antony Mayfield dari iCrossing, media sosial adalah mengenai menjadi manusia biasa. Manusia biasa yang saling membagi ide, bekerjasama, dan berkolaborasi untuk menciptakan kreasi, berfikir, berdebat, menemukan orang yang bisa menjadi teman baik, menemukan pasangan, dan membangun sebuah komunitas. Intinya, menggunakan media sosial menjadikan kita sebagai diri sendiri. Selain kecepatan informasi yang bisa diakses dalam hitungan detik, menjadi diri sendiri dalam media sosial adalah alasan mengapa media sosial berkembang pesat. Tak terkecuali, keinginan untuk aktualisasi diri dan kebutuhan menciptakan personal branding.

Perkembangan dari media sosial ini sungguh pesat, ini bisa di lihat dari banyaknya jumlah anggota yang di miliki masing š“ masing situs jejaring sosial ini, berikut tabel jumlah anggota dari masing š“ masing situs yang di kutip dari (August E. Grant:297) pada 1 mei 2010:


Nama situs

Jumlah member

















Jenis-Jenis Media Sosial:

Media sosial teknologi mengambil berbagai bentuk termasuk majalah, forum internet, weblog, blog sosial, microblogging, wiki, podcast, foto atau gambar, video, peringkat dan bookmark sosial. Dengan menerapkan satu set teori-teori dalam bidang media penelitian (kehadiran sosial, media kekayaan) dan proses sosial (self-presentasi, self-disclosure) Kaplan dan Haenlein menciptakan skema klasifikasi untuk berbagai jenis media sosial dalam artikel Horizons Bisnis mereka diterbitkan dalam 2010. Menurut Kaplan dan Haenlein ada enam jenis media sosial:

– Proyek Kolaborasi

Website mengijinkan usernya untuk dapat mengubah, menambah, ataupun me-remove konten š“ konten yang ada di website ini. Contoh: wikipedia

– Blog dan microblog

User lebih bebas dalam mengekspresikan sesuatu di blog ini seperti curhat ataupun mengkritik kebijakan pemerintah. Contoh: twitter

– Konten

para user dari pengguna website ini saling meng-share konten š“ konten media, baik seperti video, ebook, gambar, dan lain š“ lain. Contoh: youtube

– Situs jejaring sosial

Aplikasi yang mengizinkan user untuk dapat terhubung dengan cara membuat informasi pribadi sehingga dapat terhubung dengan orang lain. Informasi pribadi itu bisa seperti foto š“ foto. contoh facebook

– Virtual game world

Dunia virtual, dimana mengreplikasikan lingkungan 3D, dimana user bisa muncul dalam bentuk avatar š“ avatar yang diinginkan serta berinteraksi dengan orang lain selayaknya di dunia nyata. contohnya game online.

Virtual social world

Dunia virtual yang dimana penggunanya merasa hidup di dunia virtual, sama seperti virtual game world, berinteraksi dengan yang lain. Namun, Virtual Social World lebih bebas, dan lebih ke arah kehidupan, contoh second life.

Postingan ini ditulis untuk memenuhi tugas mata kuliah Perkembangan Teknologi dan Komunikasi #Page10


Kaplan, Andreas M.; Michael Haenlein (2010) œUsers of the world, unite! The challenges and opportunities of Social Media. Business Horizons 53(1): 59š“68.

Media Online

Sejarah Media Online

Lahirnya media online tidak lepas dari booming media online di luar negeri pada pertengahan tahun 1990-an. Pada bulan Mei 1992 Chicago Online, koran pertama di Amerika Online diluncurkan Chichago Tribune di AS. Sampai April 2001 database AS telah berisi 12.878 berita online.

Daftar tahun penting terkait sejarah Media Online:

1996-1997: media online sebagai fotokopi dari koran/media cetak (republika, kompas

1998: detikcom, berita real time, detik ini juga

2000: persaingan ketat:, = berantakan

2005: media-media cetak membikin media online, tidak menjadi saingan detikcom

2007-sekarang: diprediksi bermunculan media-media online yang realtime

2008 š“ Media online dan blog mulai booming.

Di Indonesia media online pada awalnya hanya memindahkan isi berita yang yang ada di surat kabar/koran ke media internet atau di online-kan istilahnya. Dengan kata lain produk berita versi cetak dengan online tidak ada perbedaan, sama persis. Namun yang  dilakukan oleh situs pada pertengahan Juli 1998, tidaklah demikian. Detikcom tidak memindahkan berita versi cetak ke online. tidak punya versi cetak, meski dalam perkembangan pernah membuat versi cetak. Hanya saja dengan terbit dua kali sehari itu untuk versi cetaknya tidaklah berumur panjang dan harus segera ditutup. Selanjutnya kembali ke online saja dan berita-berita yang ditampilkan hanya ada di online saja. Berita-berita juga selalu up to date sehingga menjadi acuan banyak orang.

Orang melirik media online lantaran ada kejenuhan di pasar media cetak pasca reformasi 1998. Orang melihat media online mempunyai peluang yang menguntungkan karena investasinya dianggap lebih murah dibandingkan dengan media konvensional/cetak. Oleh karena itu, orang kemudian berlomba-lomba membuat media online.

Orang membuat media online untuk meraih keuntungan saat sahamnya dijual di pasar saham. Namun ternyata gagal. Satu persatu hingga tahun 2003, media online tutup. Pada waktu itu ada lebih kurang 500-an media online berdiri di Indonesia, termasuk situs-situs yang dibuat pemerintah daerah. Beberapa media online yang sudah hilang dari peredaran diantaranya :,,,,, dll.


Pengertian Media Online

Beberapa pengertian Media Online:

– Media online (online media) adalah media massa yang tersaji secara online di situs web (website) internet.

– Media online adalah media massa generasi ketiga setelah media cetak (printed media) š“koran, tabloid, majalah, bukuš“ dan media elektronik (electronic media) š“radio, televisi, dan film/video.

– Media Online merupakan produk jurnalistik online. Jurnalistik online š“disebut juga cyber journalismeš“ didefinisikan sebagai œpelaporan fakta atau peristiwa yang diproduksi dan didistribusikan melalui internet (wikipedia).

– Secara teknis atau fisik media online adalah media berbasis telekomunikasi dan multimedia (komputer dan internet). Termasuk kategori media online adalah portal, website (situs web, termasuk blog), radio online, TV online, dan email. Isi media online terdiri: Teks, Visual/Gambar, Audio, dan Audio-Visual (Video)


Jenis Media Online

 Media online berupa situs berita bisa diklasifikasikan menjadi lima kategori:

– situs berita berupa œedisi online dari media cetak surat kabar atau majalah.

– situs berita berupa œedisi online media penyiaran radio.

– situs berita online murni yang tidak terkait dengan media cetak atau elektronik.

– situs œindeks berita yang hanya memuat link-link berita dari situs berita lain.

Dari sisi pemilik atau publisher, jenis-jenis website dapat digolongkan menjadi enam jenis:

– News organisation website: situs lembaga pers atau penyiaran

– Commercial organization website: situs lembaga bisnis atau perusahaan

– Website pemerintahan

– Website kelompok kepentingan (interest group)

– Personal website (blog)


Karakteristik Media Online

Media jenis online ini, memiliki beberapa karakterisrik umum, yaitu :

– Kecepatan (aktualitas) informasi

Kejadian atau peristiwa yang  terjadi di lapangan dapat langsung di upload ke dalam situs web media online ini, tanpa harus menunggu hitungan menit, jam atau hari, seperti yang terjadi pada media elektronik atau media cetak. Dengan demikian mempercepat distribusi informasi ke pasar (pengakses), dengan jangkauan global lewat jaringan internet, dan dalam waktu bersamaan .dan umumnya informasi yang ada tertuang dalam bentuk data dan fakta bukan cerita.

– Adanya pembaruan (updating) informasi

Informasi disampaikan secara terus menerus, karena adanya pembaruan (updating)informasi. Penyajian yang bersifat realtime ini menyebabkan tidak adanya waktu yang diiistemewakan (prime time) karena penyediaan informasi berlangsung tanpa putus, hanya tergantung kapan pengguna mau mengaksesnya.

– Interaktivitas

Salah satu keunggulan media online ini yang paling membedakan dirinya dengan media lain adalah fungsi interaktif. Model komunikasi yang digunakan media konvensional biasanya bersifat searah (linear) dan bertolak dari kecenderungan sepihak dari atas (top-down).

– Personalisasi

Pembaca atau pengguna semakin otonom dalam menentukan informasi mana yang ia butuhkan. Media online memberikan peluang kepada setiap pembaca hanya mengambil informasi yang relevan bagi dirinya, dan menghapus informasi yang tidak ia butuhkan. Jadi selektivitas informasi dan sensor berada di tangan pengguna (self control).

– Kapasitas muatan dapat diperbesar

Informasi yang termuat bisa dikatakan tanpa batas karena didukung media penyimpanan data yang ada di server komputer dan sistem global. Informasi yang pernah disediakan akan tetap tersimpan, dan dapat ditambah kapan saja, dan pembaca dapat mencarinya dengan mesin pencari (search engine).

– Terhubung dengan pengguna lain (hyperlink)

Setiap data dan informasi yang disajikan dapat dihubungkan dengan sumber lain yang juga berkaitan dengan informasi tersebut, atau disambungkan ke bank data yang dimiliki media tersebut atau dari sumber-sumber luar. Karakter hyperlink ini juga membuat para pengakses bisa berhubungan dengan pengakses lainnya ketika masuk ke sebuah situs media online dan menggunakan fasilitas yang sama dalam media tersebut, misalnya dalamchatroom, lewat e-mail atau games.

Postingan ini ditulis untuk memenuhi tugas mata kuliah Perkembangan Teknologi dan Komunikasi #Page9