Category Archives: Puisi

Perangkap Hati

Empat musim sudah berlalu Bukan, kuhitung dua kali lipatnya Daun-daun jatuh hingga tumbuh lagi dan lagi Bunga-bunga mekar, layu, beku, hingga kini membuka kuncupnya, sekali lagi Tanah ini berongga, meronta, basah, hingga tak mampu menampung air langit, berkali-kali Begitu pun burung dan kupu, silih berganti datang dan pergi Hingga entah keturunan ke berapa hari ini […]

[Wanita] Tak Terkata

Source: Here Sekecil apa pun itu, selalu ada jutaan kata untuk menggambarkan Serumit apa pun itu, selalu saja ada kata untuk menyederhanakan Seindah apa pun itu, selalu ada kata untuk mengungkap tanpa berlebihan Hingga sehabis apa pun kata itu, selalu ada kata lain untuk membuatnya tetap terkata Tapi tidak untuk satu kata ini Sudah kucoba […]

Kata dan kamu

Ada banyak sekali kata yang tak bisa kupahami. Bahkan terlalu banyak kata yang entah bagaimana caranya agar aku bisa memahami. Lebih lagi, ada sangat banyak makna yang tak mampu terkata. Dan ada tak terhitung kata yang tak cukup dijabarkan dengan kata-kata. Sama seperti kamu. Ada kalanya aku termenung mengkhayati khayalmu. Ada saatnya aku tercabik merindumu. […]

Hujan Kenangan

Siang ini aku tersenyum menatap mentari yang baru bangun, Setidaknya ini harapan untuk sejenak melupakanmu, Melupakan hujan kita, hujan kenangan Meski aku tak yakin: 5, 10, atau 15 menit lagi mentari masih akan terseyum Seperti aku tak yakin bahwa, kenangan hujan kita akan berdamai dengan sangkakala  

Sepenggal Rasa

Sudah kukibas berkali-kali Kugelengkan berkali-kali Kupejamkan mata lalu kucoba lupakan berkali-kali   Tapi tetap saja nafasmu hadir Tapi tetap saja bayangmu hadir Tapi tetap saja suaramu hadir Tapi tetap saja, kenangan tentang kita, semua hadir   Sekuat inikah rasa kita? Ah, barangkali ini hanya rasaku Rasa yang terlunta dan terpenggal masa Rasa yang, aku pun […]