Metamorfosa Si Mawar Putih, dari Tinta menjadi Pena

Andai bisa, ingin rasanya saya perpanjang sore ini hingga 5 jam lagi. Bukan karena tak ingin menyegerakan solat maghrib yang 30 menit lagi akan segera dilaksanakan. Bukan pula karena indahnya senja hari ini jauh lebih mempesona dari hari kemarin. Tanpa mendung dan hujan, mentari seolah enggan kembali ke peraduan. Siluet mega merah begitu menawan di ufuk barat. Burung Alap-Alap (begitu orang Jawa menyebut burung yang pulang berbanjar menjelang adzan maghrib berkumandang) pun menghias cantiknya angkasa senja ini, melambai sampai jumpa seraya pulang ke sarang. Sayang, pengandaian itu hanya sebuah kemustahilan. Bukankah sangat tidak mungkin senja bisa berlangsung selama 5 jam? Ah, Damae. Ada-ada saja. Continue reading “Metamorfosa Si Mawar Putih, dari Tinta menjadi Pena”

Kuliah Pagi, Peluang Bisnis Catering Jurnal D

Semenjak gerbang semester 2 dibuka, perkuliahan Jurnal D dijadwalkan pada pukul 07.00 pagi untuk mata kuliah pertama, setiap Senin hingga Jum’at per minggunya. Sekilas tampak aman, damai, dan sentosa untuk keluarga besar kelas jurnal yang kini menetap di Z-13 ini. Terbukti dengan semangat mereka berangkat lebih awal dari mahasiswa kebanyakan, meski tak elak satu dua sering terlambat (termasuk Damae, hehe..). Continue reading “Kuliah Pagi, Peluang Bisnis Catering Jurnal D”

Selangkah Lebih Maju, Omon Cetuskan Pengajian Al Qur’an Jurnal D

Berhasil lolos benteng survive di kelas Jurnal D UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Omon yang dulu seolah setengah hati menyandang gelar ‘mahasiswa’, kini telah membuktikan kesungguhannya di gerbang semester 2. Senada dengan ungkap syukur sang kosma, Saepul Hamdi, pada kesempatan evaluasi kelas Jurnal D siang tadi (13/2) yang diintegrasikan dengan Tasyakuran ulang tahun Syifa Satria Nugraha (baca: Ipong), di Komplek Panyileukan, Bandung, persinggahan salah satu putra Dosen UIN yang kini menjabat wakil kosma Jurnal D. Continue reading “Selangkah Lebih Maju, Omon Cetuskan Pengajian Al Qur’an Jurnal D”