Edisi Di Tipar lah saya tahu 2
Yupzzz….masih di edisi Di Tipar lah saya tahu .
Kali ini saya memetik hikmah dari sebuah penghargan tertinggi dari seseorang yang ( lagi-lagi ) memandang rendah jurusan IPS. Pertengkaran singkat tentang diskriminasi IPA-IPS ini bukan pertama kalinya bagi saya. Namun pertengkaran ini terhenti seketika, ketika saya berkata, Terima kasih atas penghargaan tertinggi yang pernah saya dengar.Bagi saya anak IPA-IPS itu sama. Belum tentu anak IPA bisa lebih sukses dari anak IPS, karena kesuksesan itu diaih dengan usaha dan do’a bukan memandang kemashuran statusnya. Satu hal lagi, kesombongan anda sejatinya hanyalah rendah diri yang ditutup-tutupi. Continue reading “MAAF Saya lah yang salah…”
