DAMAI,, KEJAM!!!

Ya Allah… betapa nikmatnya cobaan ni… Penderitaan demi penderitaan, ujian demi ujian, goncangan demi goncangan, silih brganti mnghiasi hari demi hari sepi.Hmmm,,, cobaan santri baru, dari batin sampai lahir ikut merasakan manisnya, pahitnya dan nikmatnya cobaan ini. Ya Alloh.. belum ciukupkah segudang air mata yang terpaksa mengalir..karena tekanan batin..bertubi-tubi lika-liku petualangan hidup ini. Desakan demi desakan kejamnya lingkngan sekitar. Tak seorang pun peduli dg apa yag kurasa!Mereka hanya bisa menghina, mencela ,mencaci, dan memaki! bahkan mungkin mereka mebunuhku secara pelan-pelan. Dan kini.. kuman -kuman dan virus-virus penyakit mulai menggorogoti tubuhku.Ya.. sakit memang.. tapi ini belum sebanding dengan sakitnya perjuangan ayah dan ibu,, kalau ingat tentang orang yg paling bejasa ini.. Damai pasati ngrasa bersalah ,,, banget. Hanya bermodal keberanian dan tekad bulat tuk menggapai segudang mimipi yang tergantung diangkasa,, menuntunku meraih kebahagiaan untuk mereka.. Hmmm.. lengkap sudah cobaan ini.. Ya Allah.. hanya Kau lah sandaranku.. sudilah kiranya Kau membantuku keluar dari jaring laba_-laba raksasa yang melilit disekujur tubuhku… amin…

Facebook Comments

Leave a Reply

2 Comments

  1. damai_wardani
    ·

    kamunya nggak papa,, tapi DAMAI PAPA,,,,

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *