Rencana Program Paket Wisata #HayuKaJabar

Saat ini saya sedang berada di salah satu gerbong kereta yang mengantar pejalanan #PulangKampung. Seperti biasa, saya duduk di kursi nomer 13, angka favorit bawaan lahir. Menyusuri rel, dengan hamparan sawah di balik jendela yang sedap dipandang, menginspirasiku untuk membuat program traveling demi “menyibukkan” komunitas GenPi Jabar agar ambil bagian dalam kepedulian wisata Indonesia.

Programnya bagaimana? adalah dengan membuat paket wisata all in (budaya, alam, sejarah, industri, ekonomi) ke tiap-tiap kota di jabar. Satu paket untuk satu kota berisi 5 jenis wisata tersebut. Paket wisata ini berbayar dan bisa didiskon sekian persen saat GenPi bisa menggandeng sponsor. Hasil pembayaran digunakan untuk membiayai program, sisanya masuk kantong kas genpi (artinya, kita bisniskan biar genpi punya tabungan).

Siapa target pasarnya? adalah anak sekolah (SD-SMA), mahasiswa, umum. Tiap target beda paket, tapi konsep sama. Perkiraan destinasi adalah 10 kota prioritas, misal Bandung, Purwakarta, Sukabumi, Cirebon, Garut, dan lainnya. Prioritas ini artinya kota tersebut memang sudah memenuhi unsur 5 kategori wisata di atas (budaya, alam, sejarah, industri, ekonomi) .

Sistem destinasi adalah saling silang. Misal: titik start dari kota Sukabumi (menjaring market peserta khusus dari kota Sukabumi) akan berkunjung ke Cirebon. Sebaliknya, titik start dari Cirebon akan berkunjung ke Bogor. Jadi “city to city” (alias langsung door to door). Ini akan meminimalisir biaya paket, dan mempermudah kinerja panitia. Tentu selain sisi fungsi konteks sosial (misal, ternyata orang2 di satu provinsi banyak yg belum tau ada apa aja di provinsinya itu).

Mengenai jadwal keberangkatan bisa diatur per bulan 1 paket. Jika memungkinkan ke depan bisa menggandeng member baru untuk jadi tim pelaksana supaya 1 bulan bisa lebih banyak paket.

Kerjasama beberapa pihak menjadi satu hal penting untuk memperlancar program. Kita bisa gandeng bisnis travel yang menjamur di banyak tempat, juga dengan hotel, villa, atau wisma. Pun dengan jenis wisatanya, jika memungkinkan bisa saling gandengan, misal wisata sejarah ngegandeng museum agar gratis masuknya. Kita mempromosikan bisnis mereka, mereka kasih sesuatu ke kita. Semakin banyak yang gratis, semakin banyak  pula keuntungan GenPi dari uang biaya paket. Catat ya! Ini bukan tujuan utama selain sekedar membuat komunitas bisa bernafas normal :) ).

Bismillah, saya harap program ini bisa dieksekusi. Banyak manfaat yang sekiranya bisa didapat, antara lain:

  • Kita punya stock foto dan tulisan bejibun dr program ini untuk diupload
  • Tabungan Genpi (dari keuntungan biaya paket wisata). Catat ya! IDEM
  • Makin banyak jaringan member
  • Makin banyak jaringan sponsor
  • Bahan laporan ke pemda Jabar terkait kondisi aspek-aspek wisata di seluruh kota, sebab hal ini bisa menjadi bekal untuk menggandeng pemda jabar untuk menjalin kerjasama.
  • Aset bisnis genpi karena ke depan, komunitas harus punya bisnis agar gerakannya leluasa setelah punya modal sendiri)

Uneg-uneg ini dicorat-coret dalam rangka merayakan program #1hari1post di #RamadhanMalhikdua. Jika Kamu punya ide atau masukan terkait program ini ayuk ditambahkan lewat komentar di bawah! Oya, foto diatas adalah saya bersama teman-teman GenPi Jabar. Paling cantik yak? 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *