Guru Buang Sampah Sembarangan, Wajar atau Kurang Ajar?

Miris. Satu kata yang spontan membuat saya tersentak, terhenyak, dan manajamkan pandangan tak percaya. Bukan karena sebuah tontonan mengahrukan yang kerap membuat hati ini turut basah. Bukan pula adegan antagonis yang kadang memaksa saya ikut membenci pemerannya. Ini adalah pemandangan nyata, raib dari pengawasan publik, bahkan kadang diabaikan. Sayang, ketika menjumpai moment itu saya tak membawa seperangkat kamera yang bisa membuktikan keterperangahan kedua mata ini. Tapi kemirisan dan keironisan fakta tadi spontan membuat saya resah dan langsung menuntun jemari menuliskan apa yang terjadi. Continue reading “Guru Buang Sampah Sembarangan, Wajar atau Kurang Ajar?”

Ash-Shaff Bangun Generasi Berjiwa Qur’ani

TENANG dan damai. Itulah kesan yang terasa menghujam ke dalam hati. Di setiap sudut ruangan, terdengar gema Al-Qur’an yang dibaca dengan metode Tahsin    . Merdu sekali. Tampak beberapa ikhwan dan akhwat menikmati baris demi baris kalam-Nya yang tersaji rapi dalam mushaf Utsmani. Khusyu’ dan menyejukkan setiap insan yang mendengar. Continue reading “Ash-Shaff Bangun Generasi Berjiwa Qur’ani”

Karena Cinta, Aku Ada

Benar kata pujangga

Mencintai itu mudah, hanya butuh      hati yang siap untuk terluka

Benar kata sahabat

Bermodal cinta yang tulus itu tak butuh kembali modal

Benar pula kata cerita

Cinta tak pernah salah, karena penoda cintalah yang menyulap kesuciannya menjadi kenistaan

Ya, benar pula realita berbicara

Segalanya bisa terjadi karena cinta

Namun perlu diingat, tak sepenuhnya kata mereka benar

Karena cinta, aku ada

Pinta Intan

Sempurna. Gaun putih menjuntai rapat mata kaki bahkan lebih setengah meter kebelakang itu, indah membalut kulit bersih kekuning-langsatan gadis belia yang akrab disapa Intan. Rumbai-rumbai renda dengan manik-manik dibagian pundak dan pergelangan tanganya, menambah rona putri Cinderella yang memang sengaja didesain untuk gaun istimewanya ini. Mahkota ratu berhias kilau permata, dipadu dengan siluet cincin berlian yang cantik melingkar di jari manis kirinya, seolah menuntun mimik setiap mata yang memandang tuk berucap: sempurna. Continue reading “Pinta Intan”