JALAN PANJANG MENUJU MAGELANG

Bus pariwisata bermerk                                        ..(ah                                        lupa) sudah meluncur dari pintu gerbang Al-Hikmah 2 menuju Magelang, sekitar pukul setengah lima sore. Meski rombongan Gelombang I yang juga menaiki bus tersebut sudah sampai sejak jam tiga sore, namun pemberangkatan Gelombang II tetap dilaksanakan ba’da Ashar. Tentunya setelah membaca do’a safar yang dipimpin oleh akhi Fikri. Continue reading “JALAN PANJANG MENUJU MAGELANG”

SOP, MAKANAN APA ITU ?

Huzz ! ada-ada saja ! mentang-mentang SOP langsung diterka makanan. Ok                                        ok                                        , tak perlu pakai emosi tuk menjelaskan apa itu SOP ? (bacanya yang bener ya ! Es                                      Oo                                      Pi). Continue reading “SOP, MAKANAN APA ITU ?”

Diary Garuda 2: Kampus Ungu, Saksi Bisu Tangis Bahagia Pejuang Malhikdua

Posting. Ya, itulah kata pertama yang terlintas di pikiran Pemred selepas membuka mata, bangun dari tidurnya.

Hmm…tak sabar rasanya jemariku berceletuk dan menari diatas keyboard tuk menuliskan semua yang terlintas di otakku, gumamnya.

Benar saja, jam 6 pagi ia sudah duduk manis di warnet samping kost-kostannnya, setelah mandi pagi dan pamitan pada Bu Ita. Namun, chat dengan sobat-sobat mayanya membuat 9 judul tulisan yang telah disiapkannya semalaman hanya terposting 1 saja. Tak mengapa, itu tak membuatnya kecewa. Toh, masih banyak waktu., pikirnya.

Dua jam kemudian, Continue reading “Diary Garuda 2: Kampus Ungu, Saksi Bisu Tangis Bahagia Pejuang Malhikdua”

Diary Garuda 1: Pejuang Malhikdua, Road to Jogja

Damai, kita dapat undangan dari AMIKOM, seru Pimpinan Umum M2Net.
Benarkah, BU?, Pemred _Damai_ memastikan.
Ni undangannya, Bu ita _Pimpinan Umum_ menunjukan bukti.
Terdiam sejenak.
Kok bengong?, Bu Ita mengagetkan Damai.
Saya masih belum percaya, Bu.
Maksudmu?
Apa benar baju kuning ini baju keberuntungan?, Damai bertanya dengan polosnya.
Saya semakin tidak mengerti, apa maksudmu?
Baju berwarna kuning ini pemberian ibu sebagai hadiah ulang tahun saya ke-17. Saya baru memakainya 3 kali, ketika acara OASIS, waktu dapat anugrah BISA 2010, dan sekarang menjadi saksi bisu kemenangan Malhikdua, Gadis berkaca mata itu menjelaskan panjang lebar.
Hmmm…mungkin
Keduanya terdiam.
Tapi, kenapa harus dipikirkan? Yang penting sekarang kan kita bersiap-siap pergi ke Jogja untuk menerima anugrah yang sangat luar biasa. Bukankah ini yang kau harapkan selama ini?
O..iya. Ibu benar.

Itulah sekilas percakapan Pemred dan Pimpinan Umum M2Net ketika mendapat undangan Pemenang Lomba Website SLTA tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh AMIKOM Yogyakarta. Continue reading “Diary Garuda 1: Pejuang Malhikdua, Road to Jogja”

Maaf, Saya Tak Bermaksud Demikian, Tapi Memang Demikian Adanya

Saya rindu Dzarfah yang dulu. Kemana Dzarfah yang selama ini saya kenal? Dzarfah yang selalau berada diposisi pertama, Dzarfah yang tak pernah dapat nilai kurang dari 7? Dzarfah yang bisa jadi legowonya hati saya kalau nilai ulangan anak-anak jeblog semua? Kemana? Kenapa Dzarfah yang sekarang beda dari yang dulu? Kenapa Dzarfah yang sekarang sering meninggalkan pelajaran dan nilainya down semua? Kenapa soal segampang ini tidak bisa dia kerjakan? Dimana? Dimana Dzarfah yang sebenarnya? Apa yang sedang terjadi padanya hingga membuat semangatnya luntur seperti ini? Dzarfah, kembali lah, kembali menjadi Dzarfah yang selalu no. 1. Asah lah kembali bekal yang telah melekat dalam jiwamu. Saya yakin, kamu bisa melakukan yang terbaik untuk menjadi yang terbaik. Berusahalah, Nak! Do’a Ibu selalu menyertaimu

Deg! Saya terharu mendengarnya. Sungguh… Lidah ini seolah terkunci tak bisa lagi berkata-kata Continue reading “Maaf, Saya Tak Bermaksud Demikian, Tapi Memang Demikian Adanya”