Silaturahmi HIMMAH Bandung, yang Penting Hepppiii!

Judulnya agak alay, ya? xixixi

Ini edisi have fun sajah, sob. Saya ingin berbagi keseruan agenda silaturahmi HIMMAH Bandung yang sudah berjalan dua pertemuan.

Sebelum saya narsis, sobat sudah tahu HIMMAH Bandung? Kalau belum, berkenalan dulu, yuk!

Reborn of HIMMAH Bandung

Foto Sesion Formal
Foto Sesion Formal

HIMMAH itu kependekan dari Himpunan Mahasiswa & Alumni Al Hikmah. Maka HIMMAH Bandung itu keluarga alumni Al Hikmah yang sekarang berdomisili di Bandung. Meski ada satu dua yang warga asli Bandung, tapi mayoritas memang hanya merantau untuk bekerja atau kuliah. Makannya disebut berdomisili saja.

Nah, Al Hikmah itu apa? Al Hikmah adalah sebuah nama yayasan pendidikan di Brebes, Jawa Tengah. Yayasan ini mengelola 2 Pesantren (Al Hikmah 1 & 2), dan lembaga pendidikan formal dari TK hingga Perguruan Tinggi. Lebih lanjut tentang Al Hikmah bisa dicek disini, dan disana.

Maka, secara sederhana dapat kita pahami, HIMMAH Bandung itu kumpulan alumni yang pernah menempuh pendidikan di yayasan Al Hikmah dan kini berdomisili di Bandung.

Apakah HIMMAH ada di kota lain? Yup. HIMMAH tersebar di seluruh kota di Indonesia bahkan di mancanegara. Pokoknya, dimana ada alumni Al Hikmah ya disitu ada HIMMAH. Karena setelah selesai mondok di Al Hikmah, alumni kembali ke daerah asal atau melanjutkan pendidikan lagi di berbagai kota bahkan mancanegara (Mesir, Yaman, Turki, dll).  Meski ada beberapa yang tidak memakai nama HIMMAH, tapi yang dimaksud itu tetap sama.

HIMMAH Bandung sendiri semula bernama KEMABA. Keluarga Al Hikmah Bandung. Namun dikarenakan satu dan lain hal, KEMABA seakan hidup segan, mati tak mau. Dan baru 22 September 2013 lalu, KEMABA reborn (lahir kembali, pen) dengan kepengurusan baru dan nama baru: HIMMAH Bandung.

Begitu ceritanya, sob. :)

Silaturahmi Perdana, HIMMAH Bandung Kembali Bernyawa

Opening
Opening

Butuh perjuangan yang tak mudah untuk menghidupkan kembali HIMMAH Bandung. Sejak saya masih maba (mahasiswa baru, pen) di Bandung, sudah sering mencoba mengumpulkan alumni yang tersebar di Bandung dan sekitarnya. Tapi selalu gagal.

Kini saya sudah duduk di semester 5, impian itu baru tercapai. Beruntung ada Anis Tsaqila yang sekarang menjabat sebagai Ketua HIMMAH Bandung, mau bersusah payah mengoordinir. Hingga terlaksana silaturahmi perdana pada 22 September lalu.

Pertemuan ini sekaligus menjadi Hari Jadi HIMMAH Bandung. Yang menelurkan pembentukan struktur organisasi sekaligus rencana kerjanya.

Dihadiri oleh 18 alumni dari Bandung Barat hingga Bandung Timur, Bandung Utara juga Selatan. Sembari makan dan minum sepuasnya di kantin UIN Bandung, ke-18 alumni ini saling temu rindu. Candaan hangat pun kian merekatkan segala yang hilang selama ini. Mengumpulkan mereka, seperti mengumpulkan permata di dasar laut. Harus ekstra sabar. Tapi yang penting hepppiii!

Silaturahmi Kedua, Seseruan Bakar Ikan

Bakar ikan segini aja sibuk semua, :D
Bakar ikan segini aja sibuk semua, :D

Meski hanya dihadiri 8 alumni, ini tidak mengurangi makna silaturahmi & kebersamaan. Memang semula direncanakan pekan lalu, tapi baru bisa terlaksana kemarin, 27 Oktober, karena panitia belum siap untuk dilaksanakan pekan lalu. Tidak sedikit kritik yang masuk dari anggota yang tidak bisa hadir, memang.

Tapi alangkah indahnya jika semua mau menyikapi secara bijak. Bahwa pertemuan ini setengah mendesak, berkaitan akan dilaksanakannya Haul Abah ke-2 pada 5 November mendatang. Terlebih, jika menunggu semua bisa kumpul dan semua siap, ya akhirnya molor lagi molor lagi.

Jadi, ya.. Datang saja! yang penting hepppiii!

Sembari masak tumis kangkung, menggoreng tempe, dan membuat sambal lalap, kami juga bakar-bakar ikan. Heboh semua pokoknya. Maklum, ini calon ibu-ibu yang hampir tidak pernah turun ke dapur. xixixi

Selesai masak, kami makan bersama. Lengkap dengan hidangan pembuka sampai penutup. Yummmyyy... inilah indahnya kebersamaan.

Setelah semua kenyang, dimulailah pembahasan yang (agak) serius. Maka pertemuan kedua ini menghasilkan beberapa point berikut:

– Alumni yang akan hadir pada Haul Abah ke-2, baru Dini saja. Yang lain? masih ada waktu sampai Selasa besok untuk mengacungkan tangan.

– HIMMAH Bandung juga akan menggelar Haul sendiri pada pertemuan ke-3 nanti. Hal ini disambut baik karena mengingat banyak alumni yang berhalangan hadir langsung ke pondok. Pertemuan ke-3 akan diinfokan segera.

– HIMMAH Bandung akan menyumbang 200 ribu untuk program Alumni Berbagi. Seluruhnya akan diserahkan dalam bentuk buku layak pakai. Meski nominalnya tidak seberapa, tapi HIMMAH Bandung berusaha untuk berpartisipasi.

– Setiap anggota dikenakan iuran 10ribu untuk sumbangan Alumni Berbagi. Sisa iuran akan dimasukkan kas.

– Menguatkan loyalitas & solideritas anggota dengan cara “gethok tular”. Tiap anggota berkewajiban mengajak (dan merayu) satu anggota lain agar mau kembali hadir pada silaturahmi berikutnya.

Sisanya, bebersih rumah Dini, rumah alumni yang menjadi tempat pertemuan kedua ini. Setelah semua beres, ya tinggal pulang. Tanpa lupa untuk narsis sambil melangkah keluar gerbang, xixixi.

Waktunya Narsis!

Silaturahmi 1

Silaturahmi 2

7 thoughts on “Silaturahmi HIMMAH Bandung, yang Penting Hepppiii!

  1. Novi says:

    mbak mo tanya. saya tertarik join di Himmah. apakah saya harus nyantri dulu di benda?
    saya pengin jadi sekretarisnya himmah.

    • damai_wardani says:

      ahaha… pertanyaan cerdas!
      untuk saat ini memang himmah hanya beranggotakan alumni dari al hikmah. jd ya memang harus nyantri dulu. :P

      tapi siapa tahu nanti ada program khusus yg menerima anggota dr luar.

  2. Bagus says:

    Alhamdulillah… akhir’y anak2 Alhikmah bs terkumpul juga d Bandung. 2009 sebelum sy wisuda dr UIN SGD, sy pengin sekali bs ngumpulin alumni Alhikmah, tujuan utama’y kalau pas, musim adik2 MAU pd PKL d Bandung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *